• 14/08/2020
  • Gresik

𝗩𝗶𝗲𝘁𝗻𝗮𝗺-𝗖𝗵𝗶𝗻𝗮 𝗣𝗮𝗻𝗮𝘀 𝗟𝗮𝗴𝗶 𝗱𝗶 𝗟𝗮𝘂𝘁 𝗖𝗵𝗶𝗻𝗮 𝗦𝗲𝗹𝗮𝘁𝗮𝗻, 𝗔𝗱𝗮 𝗔𝗽𝗮 𝗻𝗶𝗵?

Internasional – Kapal nelayan Vietnam, dengan delapan nelayan di dalamnya, yang sedang memancing di dekat Kepulauan Paracel di Laut China Selatan, pada Kamis (2/4/2020) ditabrak dan ditenggelamkan oleh kapal milik China.

Hal ini diungkapkan Kementerian Luar Negeri Vietnam dalam sebuah pernyataan yang diunggah di situs resmi pemerintah pada Sabtu (4/4), dikutip CNBC International.

Masyarakat Perikanan Vietnam atau Vietnam Fisheries Society dalam unggahan di situsnya juga mengungkapkan semua nelayan di kapal itu ditangkap oleh aparat di kapal China, semuanya dalam keadaan hidup dan dipindahkan ke dua kapal penangkap ikan Vietnam lain yang beroperasi di dekatnya.

Kapal Tiongkok melakukan tindakan yang melanggar kedaulatan Vietnam atas kepulauan Hoang Sa dan mengancam kehidupan dan merusak properti serta kepentingan sah para nelayan Vietnam,” kata Kementerian Luar Negeri Vietnam dalam pernyataannya, merujuk pada Kepulauan Paracel dengan nama Vietnam-nya.

Vietnam dan China telah bertahun-tahun terlibat dalam pertikaian tentang batas kedaulatan di laut yang kaya akan energi, yang disebut Laut Timur oleh Vietnam itu.

Menurut pasukan penjaga laut dan pantai (coast guard) China, pada Jumat malam (3/4), mengungkapkan bahwa kapal Vietnam secara ilegal memasuki daerah itu untuk menangkap ikan dan menolak untuk pergi.

Setelah melakukan beberapa manuver berbahaya, kapal Vietnam itu kemudian bertabrakan dengan kapal patroli China dan akhirnya tenggelam. Hal itu diungkapkan coast guard China dalam sebuah pernyataan di akun media sosialnya.

Insiden itu menandai kedua kalinya dalam waktu kurang dari satu tahun di mana kapal penangkap ikan Vietnam dilaporkan ditenggelamkan oleh kapal China di dekat Paracels yang dikuasai China.

Sebuah kapal survei minyak China melakukan operasi di perairan yang dikuasai Vietnam selama lebih dari 3 bulan tahun lalu, menyebabkan ketegangan antara kapa dari kedua negara.

.

𝙎𝙤𝙪𝙧𝙘𝙚: CNBCINDO

-3w7-

Facebook Comments

Related Articles