• 23/09/2020
  • Gresik

Bupati Gresik Sambari Sidak Ke BPPKAD

Bupati Gresik Sambari Sidak Ke BPPKAD (7/9/2020)

Gresik – Usai memimpin apel pagi di Halaman kantor Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan Gresik pada Senin (7/9/2020) pagi, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto melakukan sidak Ke Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

“Ini dalam rangka persiapan untuk rapat paripurna nanti bersama DPRD Gresik. Saat ini kami mendatangi satu persatu ke kantor Dinas penghasil” katanya

Sesuai penjelasan Bupati yang didampingi Kepala Inspektorat Edi Hadi Siswoyo dan Kabag Humas Protokol Reza Pahlevi, Kunjungan Bupati Sambari sebagai persiapan untuk mengikuti rapat paripurna melalui zoom meeting yang akan berlangsung pada siang ini.

Bupati Gresik cek laporan dari BPPKAD Gresik

Dalam rapat itu, akan ada penyampaian laporan oleh badan anggaran. Bupati bersama DPRD juga akan melaksanakan pengambilan keputusan terhadap nota perubahan APBD tahun anggaran 2020.

Saat berada di ruang Kepala BPPKAD Siswadi, Bupati menanyakan berbagai hal tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk ke kas DPPKAD Gresik.

“Berapa rata-rata perhari dana PAD yang masuk dari berbagai pajak daerah. Dari pajak hotel restoran, PBB, BPHTB dan beberapa pajak lain” Tanya Bupati kepada Siswadi.

Kemudian Siswadi mengarahkan kepada bendahara, yang berada di ruang lain tepatnya di loket pelayanan Pajak daerah yang ada di dekat loby kantor tersebut. Kemudian bendahara mencetak data yang dimaksud Bupati dan memberikannya. “Saya butuh data penerimaan pendapatan pada bulan Juli” tandas Bupati saat itu.

Sebelumnya saat memimpin apel pagi di Kantor Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian, Bupati sempat mengabsen seluruh Pegawai di kedua dinas tersebut. Tingkat kehadiran karyawan terbilang sudah baik dan hamper 100%.

Bupati mengingatkan tetap melakukan disiplin protocol Kesehatan kepada semua karyawan, dengan 3M yaitu mengenakan masker, Cuci tangan pakai sabun dan fisickal distancing.

“Covid 19 belum berhenti, setiap hari masih saja ada yang terkonfirmasi positif meski sudah menurun. Kita harus melaksanak 3M dan 3T yaitu testing, tracing dan treatmen” katanya.

Data terakhir sampai pada Minggu sore kemarin, Jumlah yang terkonfirmasi positif sebanyak 2.779, jumlah yang sembuh 2.252, dan jumlah yang meninggal dunia 174.

“Sampai kemarin sore jumlah pasien yang sedang dalam perawatan sebanyak 353 dan Alhamdulillah data kemarin tidak ada yang meninggal dunia” pungkas Sambari.

Facebook Comments

Related Articles