• 13/08/2020
  • Gresik

FDA Temukan 77 Hand Sanitizer Berbahaya, Waspada Kandungan Ini Berisiko Fatal

Waspada kandungan hand sanitizer berbahaya. (Foto ilustrasi: shutterstock)

HEALTH – Memakai hand sanitizer menjadi opsi di saat fasilitas untuk mencuci tangan tidak tersedia. Namun, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir tetap menjadi langkah yang paling dianjurkan untuk mencegah virus Corona dibandingkan selalu memakai hand sanitizer.

Baru-baru ini, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat menambah daftar produk hand sanitizer yang dinilai beracun. Setidaknya ada lebih dari 70 produk hand sanitizer yang ditemukan mengandung metanol, kandungan ini berbahaya saat terserap kulit.

Sebelumnya, FDA memang telah mengeluarkan peringatan terkait kandungan metanol yang ditemukan dalam beberapa produk hand sanitizer Juni lalu. Bahkan dalam kadar tertentu, jenis alkohol ini bisa berdampak fatal seperti kebutaan, hingga kematian jika tidak sengaja tertelan.

FDA sendiri kini mencatat sebanyak 77 hand sanitizer yang mengandung metanol. “Semua orang harus menjaga kebersihan tangan dengan baik, yang mencakup penggunaan pembersih tangan berbasis alkohol jika sabun dan air tidak tersedia. Sayangnya, ada beberapa perusahaan mengambil keuntungan dari meningkatnya penggunaan hand sanitizer selama pandemi,” ujar Komisaris FDA, Stephen M Hahn, dalam situs resmi FDA.

Selain itu, paparan metanol juga bisa menyebabkan beberapa gejala seperti berikut.

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Penglihatan kabur
  • Kebutaan permanen
  • Kejang
  • Kematian

Maka dari itu, seseorang yang terpapar kandungan metanol pada hand sanitizer sebaiknya segera mendapat pertolongan medis. Hal ini demi menghindari gejala semakin memburuk.

Peringatan ini menjadi penting bahwa pencegahan Corona yang paling baik dilakukan adalah dengan mencuci tangan. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, terutama setelah batuk, bersin, sebelum makan, atau saat keluar dari kamar mandi.

Sumber : Detik.com

Facebook Comments

Related Articles