• 28 Januari 2021
  • Gresik

Manfaat Buah Salak yang Mungkin Belum Diketahui

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Manfaat buah salak untuk kesehatan ternyata cukup banyak. Buah yang satu ini memiliki tampilan yang kurang menarik. Padahal salak memiliki rasa yang enak dan bisa bermanfaat untuk pencernaan.

Secara ilmiah salak memiliki nama latin Salacca zalacca adalah buah asli Sumatera Selatan dan Jawa Barat Daya serta di beberapa negara lain dan masuk ke dalam famili Arecaceae.

Buah salak memiliki pohon yang selalu hijau, bercabang, sangat berduri dan akarnya dangkal. Buah salak mengandung nutrisi, vitamin dan mineral yang baik.

Mengonsumsi 100 gram salak menawarkan 3,9 mg zat besi, 0,2 mg vitamin B2, 8,4 mg vitamin C, 12,1 gr karbohidrat, 38 mg kalsium, 18 mg fosfor, 0,8 gr protein, 0,4 gr lemak total dan 0,3 dari total serat pangan.

Buah salak mengandung nutrisi seperti protein, beta karoten, vitamin C, serat makanan, zat besi, kalsium, fosfor dan karbohidrat yang bagus untuk kesehatan secara keseluruhan.

Salak juga mengandung antioksidan kuat dan bekerja dengan baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular hingga kanker.

Selain itu mengandung beta-karoten 5 kali lebih banyak daripada yang ditemukan di semangka, mangga dan 3 kali lebih banyak daripada yang ditemukan di jambu biji.

Di bawah ini adalah beberapa manfaat kesehatan populer dari buah salak.

  1. Pengobatan mata

Buah salak dinilai cukup bermanfaat sebagai obat mata. Menurut penelitian ahli kesehatan, buah salak mengandung betakaroten yang bagus untuk mata.

Bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan mata dan keseimbangan namun jenuh karena harus terus menerus mengonsumsi jus wortel, kini Anda bisa menggantinya dengan buah salak.

  1. Baik untuk kesehatan pencernaan

Salak merupakan salah satu buah padat nutrisi yang terdiri dari kalsium, tanin, saponin, flavonoid dan betakaroten.

Karena nutrisi tersebut, salak memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Tanin bersifat anti diare sehingga buah salak bermanfaat untuk pencernaan.

Ada baiknya mengonsumsi salak beserta kulit arinya yang dapat mencegah sembelit.

  1. Penguat memori

Karena nilai gizinya yang lebih tinggi, salak disebut sebagai ‘buah ingatan’. Kandungan potasium dan pektin yang tinggi dalam salak membantu meningkatkan fungsi kognitif tubuh dan meningkatkan daya ingat.

  1. Mengontrol kadar gula darah

Kulit buah salak bila dijadikan teh dapat membantu dalam regenerasi sel di pankreas yang membantu mengontrol diabetes.

Selain itu juga mengandung pterostilbene yang merupakan agen penurun glukosa darah yang membantu dalam mengendalikan diabetes.

Karenanya sering menggunakan buah salak dalam menu makanan Anda cukup bermanfaat untuk menurunkan kadar glukosa darah.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Facebook Comments

Related Articles