• 23/09/2020
  • Gresik

‘Pengkhianat’ dan Saling Tuding, Ada Apa Lagi Antara Australia dan China?

Internasional – Ketegangan hubungan Australia dan China kian memanas pekan ini setelah kedua pihak saling melontarkan tudingan terkait bagaimana warga mereka ditahan dan diperiksa di masing-masing negara.
Rabu kemarin (9/09), Kementerian Luar Negeri China mengecam Australia yang mereka tuding telah “bertindak irasional” karena menggerebek kediaman empat jurnalis China di Australia serta membatalkan visa dua peneliti asal China.

ABC telah mengungkap identitas jurnalis dan akademisi China yang diselidiki oleh Kepolisian Federal Australia (AFP) dan Badan Intelijen Australia (ASIO).

Di antaranya yaitu kepala biro Layanan Berita China Australia, Tao Shelan; kepala biro China Radio International Sydney, Li Dayong; pengamat dan komentator media Profesor Chen Hong; dan pakar kajian Australia, Li Jianjun.

Meskipun pemaparan Wang sangat artikulatif, namun tampaknya tak akan mengubah apa-apa di kalangan pejabat Australia di Canberra.

Alasan utamanya karena Pemerintahan PM Scott Morrison lebih fokus pada apa yang dilakukan Pemerintah China daripada apa yang dikatakan mereka.

Pemerintahan PM Morrison tidak memiliki kontak tingkat tinggi dengan China sejak Menteri Perdagangan Australia, Simon Birmingham melakukan perjalanan ke Shanghai pada November 2019.

Beijing tampaknya bertekad untuk menghukum Canberra karena telah menentangnya, sebuah pesan yang ditujukan tidak hanya ke Australia, tetapi juga ke negara-negara lain.

ABC telah mengontak Menteri Dalam Negeri dan Menteri Luar Negeri Australia untuk memberikan tanggapan.

Dilansir dari : Detik.com

Facebook Comments

Related Articles