• 23/09/2020
  • Gresik

Pimpin Rakor Penanganan Covid-19, Kapolda Jatim : Waspada Cluster Keluarga, Pilkada dan Liga Indonesia

gresspedia.com, Batu- Jatim – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Fadil Imran, M.Si bersama dengan Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah pimpin Pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan Covid-19 di Jawa Timur, bertempat di Klub Bunga Butik Resort, Batu, Jumat (11/09/2020) pukul 13.30 WIB.

Penanganan Covid-19 diperlukan gerakan bersama dengan melibatkan semua pihak, juga harus meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjadi kluster baru penyebaran Covid-19.

Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., mengharapkan sinergi kuat untuk menangani Covid-19.

“Kita bisa membangun soliditas dan gerakan yang seirama,” katanya.

Sinergi menjadi hal penting untuk penanganan Covid-19 dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Ini juga untuk menyampaikan pesan bahwa Jatim dapat melakukan upaya terbaik mengendalikan dan menangani penyebaran Covid-19.

Covid-19 ini merupakan hal baru yang berpangaruh pada semua lini kehidupan sehingga perlu adanya kepatuhan pada protokol kesehatan dan menggunakan masker.

“Ini harus bersama-sama melakukan agar bisa mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Disampaikan, Presiden RI Joko Widodo berpesan agar mewaspadai kluster penyebaran Covid-19. Misalnya, kluster keluarga, pilkada dan perkantoran.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., mengharapkan jajarannya untuk mengikuti yang sudah diterapkan di Polda Jatim dalam pencegahan dan penyebaran Covid-19.

“Seperti yang sudah dilakukan Polda Jatim, menyiapkan masker sangat penting selain juga menyiapkan sabun untuk mencuci tangan,” jelasnya.

Kapolda Jatim, Irjen Dr Mohammad Fadil Imran, M.Si., mengimbau kepada Kepala Daerah, Kapolres dan Dandim bisa melakukan mapping di tempat – tempat di wilayah masing-masing.

“Bapak Ibu Kepala daerah bersama Kapolres dan Dandim bisa melakukan mapping dan identifikasi tempat-tempat yang menjadi cluster di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.

Sementara dari data Kapolda Jatim, untuk cluster-cluster yang sudah terbentuk diantaranya adalah. Pasar, tempat pelelangan ikan, pesantren, rumah sakit atau puskesmas, seminar, mall, tempat ibadah dan tempat bekerja.

“Akhir-akhir ini memang ada tiga cluster yang cukup memperhatikan, yaitu cluster keluarga, cluster pasar dan cluster kantor. Mungkin juga perlu kita waspadai cluster-cluster pesantren atau sejenisnya,” lanjut Kapolda Jawa Timur.

Kapolda juga mengimbau Kepada Kepala daerah, Kapolres dan Dandim dalam rakor ini, untuk selalu menggelorakan gerakan menggunakan masker, dan jangan pernah bosan untuk terus mengingatkan masyarakat menggunakan masker.

“Selain itu, pesan dan imbauan dari tokoh agama untuk mengingatkan masyarakat menggunakan masker sangat dibutuhkan. Antisipasi penularan juga harus di waspadai, pada saat Pilkada dan dimulainya liga Indonesia pada Oktober dan Desember mendatang,” pungkasnya. (hen)

Facebook Comments

Related Articles